Rabu, 22 April 2015

cincin perak


cincin emas   adalah salah satu perhiasan yang disukai terutama wanita, terkadang tingkat kekayaan seseorang diukur dari seberapa banyak cincin emas dan emas yang lain nya  yang di gunakan oleh orang tersebut. Salah satu bisnis yang juga baik di geluti adalah bisnis jual beli cincin emas dan emas-emas sebagainya, sebab harganya cenderung naik turun tergantung dari harga dollar dan juga permintaan , cincin emas sangat baik untuk diivestasikan sebab bendanya yang tidak susut begitupun juga dengan harganya. Bagi pecinta perhiasan cincin emas yang tak sanggup membeli emas asli biasanya beralih menggunakan emas palsu yang harganya yang lumayan lebih murah. Tetapi beberapa oknum justru memanfaafkan keadaan yakni dengan menjual emas palsu ketika permintaan terhadap emas cenderung meningkat. Berikut ini saya akan memberikan beberapa cara  sederhana dan mudah membedakan cincin emas asli dan cincin emas palsu dengan mudah. 
cara membedakan cincin emas asli dan cincin emas palsu
Ciri-ciri cincin Emas Palsu
1. cincin Emas palsu akan menempel jika di dekatkan dengan magnet, hal ini kemungkinan cincin emas tersebut dicampur dengan logam lain yang mengandung bezi
2. Jika digosokkan pada kaca maka kaca tersebut akan tergores, cobalah untuk menggosokkan beberapa garis di atas kaca pada saat membeli cincin  emas.
3. Memiliki bau amis layaknya besi jika dicium. Biasanya akan terasa seperti logam besi yang ada di sekitar kita
4. Jarum akan bengkok jika ditusukkan di cincin emas tersebut, sebab cincin emas asli cenderung lunak bentuknya.
5. Jika dijatuhkan akan berbunyi nyaring seperti logam
 
cara mudah mengetes keaslian cincin emas 
Jika anda sulit mengetahui apalakah cincin emas yang anda miliki asli atau palsu maka lakukan ujian mengetes keaslian emas berikut ini beberapa
  cara mudahnya
1. Bawalah cincin emas anda kepada ahli cincin emas dengan mengujinya menggunakan sinar x. Hasilnya akan langsung ketahuan tanpa perlu merusak emas anda, tetapi anda harus membayar jasa orang ahli tersebut.
2. Carilah sebatang magnet dan cobalah untuk mendekatkan emas tersebut ke magnet tadi, jika emas ersebut melengket beratti emas anda palsu sebab mengandung logam lain seperti besi.
3. tusuklah dengan menggunakan jarum, emas asli memiliki tekstur yang lembut, sehingga tidak akan menyebabkan jarum menjadi bengkok jika di tusuk.
4. Gunakan emas perhiasan anda beberapa hari, terutama emas cincin, dan kemudian amati di bagian jari anda. Jika di jari anda ada kotoran atau jari anda menghitam maka emas cincin tersebut palsu
Itulah beberapa
  cara membedakan emas palsu dengan emas asli, semoga kita bisa terhindar dari upaya penjualan emas palsu.

Selasa, 21 April 2015

cincin perak

memakai cincin kawin dijari tenggah dan telunjuk
Apa ada larangan pake akik di jari tengah? Aku denger ada hadisnya. Mohon pencerahannya tad…
jawaban :
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,
Anda bisa perhatikan hadis berikut,
Dari Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,
نَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ ‏‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ‏‏أَنْ أَتَخَتَّمَ فِي إِصْبَعِي هَذِهِ أَوْ هَذِهِ ، قَالَ :‏ ” ‏فَأَوْمَأَ ‏‏إِلَى الْوُسْطَى ، وَالَّتِي تَلِيهَا
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarangku memakai cincin kawin di dua jari: ini dan ini. Beliau memegang jari tengah dan jari setelahnya. (HR. Muslim 5614)
Dari hadis ini, an-Nawawi menetapkan judul,
باب النهي عن التختم في الوسطى والتي تليها
Bab, larangan memakai cincin kawin di jari tengah dan jari setelahnya.
Dalam Syarh Shahih Muslim, an-Nawawi mengatakan,
وَيُكْرَه لِلرَّجُلِ جَعْله فِي الْوُسْطَى وَاَلَّتِي تَلِيهَا لِهَذَا الْحَدِيث , وَهِيَ كَرَاهَة تَنْزِيه
Makruh bagi lelaki memakai cincin kawin di jari tengah dan jari setelahnya, karena hadis ini. Dan ini larangannya makruh. (Syarh Shahih Muslim, 14/71)A

Senin, 20 April 2015

cincin perak


Ada seorang sahabat yang sangat mencintai sunnah Baginda sallallahu alaihi wasallam telah bertanya kepada saya tentang cara pemakaian cincin menurut sunnah Baginda sallallahu alaihi wasallam. Saya tidak ingin menjawab dengan pandangan saya yang sangat faqir di dalam ilmu, namun saya akan memberikan jawapan yang telah diberikan oleh al-Imam Jalaluddin al-Suyuti rahimahullah dan para ulama yang lain. Jawapan daripada para ulama ini akan saya ringkaskan agar mudah difahami oleh para pembaca. Ada beberapa perkara yang akan terlintas di dalam persoalan berkaitan cincin : 1. Adakah terdapat berat yang khusus untuk memakai cincin? 2. Adakah kita boleh mengambil segala jenis logam untuk dijadikan cincin seperti tembaga, besi dan lain-lain? 3. Adakah harus bagi kita memakai lebih daripada satu cincin perak di tangan bagi lelaki? 4. Adakah cincin yang dipakai oleh Baginda sallallahu alaihi wasallam mempunyai batu? Apakah jenis batunya? 5. Di jari manakah Baginda sallallahu alaihi wasallam memakai cincin , kanan atau kiri? Dan bagaimana pula keadaan batu cincin Baginda sallallahu alaihi wasallam, samada dipusingkan ke tapak tangan atau tidak? Ini antara soalan yang terlintas di dalam pemikiran kita. Sekarang kita lihat pula bagaimana para ulama memberikan jawapan bagi permasalahan ini. Jawapan yang akan saya kemukakan adalah menurut turutan soalan di atas. Di harap para pembaca mengambil perhatian terhadap perkara ini. jawaban berat cincin 
 @ Para ulama berbeza pandangan di dalam permasalahan berat cincin yang dibenarkan. Al-Imam Haskafi rahimahullah, ulama bermazhab Abu Hanifah mengatakan bahawa sesebuah cincin tidak boleh melebihi berat satu Mithqal yang bersamaan 4.680 gram. Al-Imam Ibn Abidin yang merupakan ulama bermazhab Abu Hanifah juga merajihkan pandangan pengarang kitab al-Zhaqirah bahawa berat yang dibenarkan hanya satu Mithqal.